Search
Close this search box.
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Eka Mai Atmaja – Menggali Potensi Baru Teknologi Pendidikan dalam Pembelajaran

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari

SMP Negeri 19 Batanghari, Jambi

ekamaiatmaja86@gmail.com

Menurut Ki Hajar Dewantara, Pendidikan yaitu tuntunan didalam hidup tumbuhnya anak-anak yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagian setinggi-tingginya. Menurut UU No. 20 Tahun 2003, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribdian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan demikian, pembelajaran adalah bagian dari sebuah pendidikan. Pendidikan yakni guru membentuk kesusilaan pada anak seperti pembentukan sikap mental atau kepribadian sedangkan pembelajaran yakni guru membentuk kecerdasaan anak seperti pengetahuan, keterampilan dan keahlian tertentu.

Pendidikan telah menjadi pilar penting dalam masyarakat. Seiring berjalannya waktu, pendidikan mengalami transformasi yang signifikan dan teknologi merupakan salah satu pendorong utama perubahan dalam pendidikan. Teknologi pendidikan telah membuka pintu bagi inovasi dan perkembangan dalam metode pembelajaran. Teknologi telah membawa dampak positif yang tidak bisa diabaikan, baik sebagai alat bantu kelas hingga pembelajaran online. Disaat pandemi Covid-19 (PPKM), guru, sekolah dan instansi terkait harus menemukan cara untuk menjalankan kegiatan belajar mengajar. Dimulailah inisiasi pembelajaran online memanfaatkan aplikasi Zoom, Google Meet, Google Classroom, pembelajaran via WA, Youtube dan aplikasi atau platform lainnya. Dengan demikian memunculkan tantangan yang perlu dihadapi dan diatasi terkhusus untuk guru sebagai ujung tombak pendidikan.

Pendidikan adalah tentang memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa dan teknologi telah merespon kebutuhan ini dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Salah satu tantangan utama yang muncul adalah perubahan cara guru dalam merancang pembelajaran. Munculnya pembelajaran online dan hibrida yang disebabkan oleh situasi pandemi global, telah memaksa instansi pendidikan terkait, sekolah, guru, siswa dan orangtua/wali siswa untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang berbeda dari sebelumnya. Pembelajaran online memerlukan pendekatan yang lebih interaktif dan memotivasi siswa untuk tetap fokus dibelakang layar, sementara pembelajaran hibrida memerlukan kemampuan untuk menyusun materi yang dapat diakses oleh siswa di kelas dan di rumah.

Manfaat teknologi dalam dunia pendidikan sangatlah nyata dirasakan oleh guru dan sekolah, begitu pula dirasakan oleh penulis yang bertugas sebagai guru IPA di SMP Negeri 19 Batanghari, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Penulis harus mengupgrade pengetahuan dalam dunia teknologi yang selama ini tidak begitu dihiraukan. Penulis harus menemukan cara bagaimana menciptakan pembelajaran yang interaktif serta menarik dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh penulis dan menyesuaikan sumber daya yang dimiliki oleh siswa. Saat Pandemi Covid-19, Penulis memanfaatkan aplikasi YouTube dan WA, penulis membuat channel dengan nama tantintun chanel dan grup WA ipa perkelas. 

Alasan penulis memanfaatkan YouTube dan WA, dikarenakan tidak meratanya jaringan internet dikalangan siswa dan siswa masih memanfaatkan satu smartphone secara bersama-sama dalam keluarga atau tetangga. Penulis harus belajar membuat video dari awal dan aplikasi lainnya yang bisa penulis pelajari secara otodidak. Dengan adannya PPKM saat pandemi, penulis tercerahkan untuk mengali potensi baru teknologi yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Penulis menyimpulkan, Teknologi membuat guru memiliki akses ke beragam alat bantu, seperti video pembelajaran, simulasi dan aplikasi pendidikan yang dapat mempertajam siswa terhadap materi pembelajaran. Sumber daya guru memanfaakan teknologi, berkontribusi pada peningkatan daya tarik pembelajaran dengan harapan siswa cenderung lebih berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

Teknologi pendidikan memungkinkan guru untuk melakukan pemantauan personal terhadap perkembangan siswa. Dengan menggunakan platform pembelajaran online, guru dapat menemukan prestasi siswa secara individu, memahami area-area yang memerlukan perhatian ekstra dan memberikan bantuan yang lebih tepat waktu. Ini adalah kemajuan yang signifikan dalam memberikan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan unik masing-masing siswa, Menjauhkan guru dari pendekatan satu ukuran untuk semua siswa.

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga membantu siswa mengembangkan keterampilan yang relevan dengan masa depan. Perusahaan dan instansi pemerintahan sekarang berlomba-lomba memanfaatkan teknologi dengan alasan efisiensi dan efektifitas kecepatan layanan, laporan keuangan, manajemen data dan sebagainya. Pemanfaatan teknologi mencakup segala entitas, mulai dari bisnis, manusia, sistem hingga perangkat mesin dapat terhubung secara real time. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan digital yang penting didunia kerja modern. Dunia kerja didorong oleh teknologi dan kreativitas, kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi dan mengkomunikasikan ide dengan jelas melalui media digital menjadi semakin penting.

Teknologi juga memunculkan tantangan yang perlu dihadapi, salah satunya adalah ketergantungan berlebihan pada teknologi tersebut. Siswa mungkin menjadi terlalu tergantung pada alat-alat teknologi dalam pembelajaran, yang pada akhirnya bisa mengurangi kemampuan mereka dalam berfikir kritis dan berkomunikasi dengan baik. Solusi untuk tantangan ini adalah mengintegrasikan pembelajaran offline yang mendorong interaksi sosial dan keterlibatan langsung siswa. Guru harus memastikan bahwa siswa tetap terlibat dalam pembelajaran melalui berbagai metode dalam kegiatan pembelajaran dikelas maupun dirumah. Guru dapat mengintruksikan siswa untuk mendokumentasikan kegiatan pembelajarannya dirumah dengan cara membuat video dan menguplod pada google drive atau grup sosial media yang ada. Pada pertemuan dikelas guru dapat menampilkan hasilnya sebagai apresiasi kepada siswa dan mengajak siswa dikelas untuk berfikir kritis serta berkomunikasi dengan baik.

Dahulu guru saya di sekolah menggunakan kapur tulis, blackboard dan OHP dalam kegiatan pembelajaran dikelas. Sekarang saya telah menjadi guru menemukan fenomena berbagai teknologi modern, baik online maupun offline. Tentunya tidak menutup kemungkinan dimasa mendatang guru dan siswa dirumah memanfaatkan hologram dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi adalah bagian dari zaman dan guru harus beradaptasi memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran. Teknologi membantu dalam banyak hal, nilai-nilai karakter dan interaksi manusia tetap tidak tergantikan yang menjadi bagian penting dari peran seorang pendidik.

Artikel Terkait